MEMBUAT KIPAS ANGIN
Latar Belakang :
Membuat kipas angin dari dinamo merupakan alternatif pengolahan limbah bekas. Selain itu dapat mengasah kreatifitas kita!
Alat dan Bahan:
1. Gunting
2. Solder
3. Obeng
4. Dinamo
5. Kabel
6. Akua bekas
7. Batu batre
Cara Membuat:
1. Tempelkan / sambungkan kabel pada dinamo.
2. Gunting akua Gelas dan bentuk seperti kipas angin/baling-baling.
3. Setelah akua bekas tersebut terbentuk kipas angin/baling-baling, tengah-tengahnya lobangi oleh obengdan, setelah itu tempelkan pada dinamo.
4. Dan agar kipas/baling-balingnya berputar kabel tersebut tempelkan pada batu batre.
cara ke 2
Siapkan botol air mineral 600ml, dinamo, kabel 2 isi, baling-baling(bisa terbuat dari kipas tangan kayu bekas, kardus tebal, atau apa saja yang mempunyai penampang dan mempunyai ketebalan,potong kira-kira 10×20 cm). lakban, dan baterai
.
Cara merakit kipas sederhana, pertama buatlah baling-baling dari bekas kardus atau kipas tangan, buatlah 4 buah lalu tempelkan pada tutup botol dengan cara melubangi tutup botol. Lalu pasang di tengah-tengah tutup botol sebuah alat pemutar yang terhubung langsung dengan dinamo, pasang semua lat tersebut di mulut botol, rekatkan dinamo agar tidak copot, hubungkan dinamo dengan kabel pada kutub positif dan negatif biarkan kabel terjuntai kebawah, rekatkan dengan dianmo dan kabel tersebut dengan lakban. Setelah bagian atas selesai, mari kita mengerjakan bagian bawah.
Pasang baterai pada badan botol dan rekatkan dengan lakban, biarkan kutub -kutub baterai terbuka dan jangan dilakban dulu. Lalu hubungkan kabel yang sudah terhubung dengan dimao tadi ke kutub-kutub baterai, untuk yang terhubung dengan kutub positif dinamo pasangakan dengan kutub negatif baterai, dan untuk kutub yang negatif dinamo biarkan saja, ini dipakai jika kipas akan digunakan. Setelah salah satu kabel terhubung, lakban bagian kutub negatif dan biarkan kutub negatif baterai tidak terlakban.
Nah sekarang dekatkan kabel dengan kutub positif baterai , jika anda malakukan percobaan dengan benar maka baling-baling akan berputar.
sumber:http://kumpulanpercobaanfisika.blogspot.com/
Cara Membuat Kipas Angin
Posted by
Unknown
|
Read User's Comments(0)
Ilmuan Dunia
Posted by
Unknown
|
1. Galileo Galilei (1564-1642)
Seorang ahli fisika, filsafat, astronomi, dan matematika alami dari
Italia yang memberikan andil mendasar dalam bidang gerak, astronomi,
kekuatan bahan, dan sampai perkembangan metode saintifik. Beliau menemukan teleskop, teleskopnya membuat revolusi di bidang astronomi, dan membuka jalan
baru terhadap diterimanya sistem heliosentris dari Copernicus. Dengan
teleskop tersebut, dia dapat mengamati bintik matahari, lembah, dan
gunung di permukaan bulan, keempat satelit terbesar dari planet Yupiter,
dan fase-fase planet Venus. Selain teleskop, Galileo juga yang
menemukan termometer.
2. Marin Mersenne (1588-1648)
Seorang ahli matematika, filsafat, dan teologi dari
Prancis. Di bidang fisika, dia mencoba mengukur kecepatan-kecepatan
bunyi dengan menggunakan echo (gema). Selain itu, dia juga mengukur
frekuensi gelombang pada dawai. Di bidang matematika, dia menemukan
perumusan untuk mencari bilangan prima.
3. Sir Issac Newton (1624-1777)
Seorang ahli fisika dan matematika dari Inggris.
Karyanya yang sangat menonjol di bidang fisika adalah hukum-hukum
tentang gerak dan hukum gravitasi universal. Selain itu, dia juga
berperan di bidang optik. Di bidang matematika, dia banyak menekuni
kalkulus.
4. Robert Boyle (1627-1691)
Seorang ahli filsafat alami, penulis teologi Inggris
dan merupakan tokoh dari abad ke-17 yang disegani. Dia lebih dikenal
sebagai ahli filsafat, khususnya di bidang kimia, tetapi karyanya
meliputi berbagai disiplin ilmu, yaitu hidrostatis, fisika, ilmu bumi,
sejarah alam, dan kimia nonsains. Dia terkenal berkat penemuan Hukum
Boyle. Dia termasuk orang yang disegani dalam pembentukan Royal Society
“Invisible College”, suatu organisasi yang dikhususkan untuk
pengembangan sains. Dia juga seorang pelopor dalam menggunakan
eksperimen dan metoda sains untuk menguji teorinya. Dia juga yang
menemukan korek api.
5. Andreas Celsius (1701-1744)
Ahli astronomi Swedia. Dialah yang mengusulkan
Termometer Celsius yang membagi antara titik beku air dan titik didih
air menjadi 100 skala. Sebagai penghargaan, satuan temperaturnya yaitu
derajat Celsius, diambil dari namanya.
Selain 5 penemu hebat seperti diatas, masih banyak lagi penemu-penemu sehebat mereka.
Sumber: http://dedekusn.wordpress.com/2009/04/25/ilmuwan-ilmuwan-terkenal-di-dunia/
Higrometer
Posted by
Unknown
|
Higrometer adalah sejenis alat
untuk mengukur tingkat kelembaban pada suatu tempat. Biasanya
alat ini ditempatkan di dalam bekas (container) penyimpanan barang yang
memerlukan tahap kelembapan yang terjaga seperti dry box penyimpanan
kamera. Kelembaban yang rendah akan mencegah pertumbuhan jamur
yang menjadi musuh pada peralatan tersebut.
Higrometer juga banyak dipakai di ruangan
pengukuran dan instrumentasi untuk menjaga kelembapan udara yang berpengaruh
terhadap keakuratan alat-alat pengukuran.
Kini Higrometer banyak dipakai untuk pengukur
kelembaban ruangan pada budidaya jamur, kandang reptil, sarang burung walet maupun untuk
pengukuran kelembaban pada penetasan telur
contoh
gambar higrometer
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Higrometer
Subscribe to:
Posts (Atom)









